Revolusi Industri 4.0 Dalam Fortnite, Dan Penerapan AI Di Fortnite
Revolusi Industri 4.0 Dalam
Fortnite, Dan Penerapan AI Di Fortnite
Nama: M. Abrar Bagaspati | NIS:
25196093
Mata Pelajaran Perkembangan
Dunia Kerja (PDK) Game
Jurusan Pengemabangan Game
SMK Bina Informatika
A.
Pendahuluan
1.
Latar Belakang
Revolusi
Industri merupakan perubahan besar yang terjadi dalam industri dan teknologi. Revolusi
Industri termulai dengan terciptalah teknologi yang dapat merubah cara manusia
bekerja. Revolusi Industri 1.0 dimulai dengan munculnya mesin uap. Revolusi
Industri 2.0 terjadi dengan inovasi teknologi listrik. Otomatisasi dengan komputer
dan teknologi digital memulai revolusi industry 3.0. Sekarang kita berada di revolusi
industri 4.0 dengan adanya AI, VR, AR, dan lain-lain. Seiringnya maju
teknologi, dalam bidang game, sebuah hiburan yang berhubungan dengan teknologi
di zaman sekarang tentu saja bisa menggunakan teknologi yang berhubungan dengan
industri 4.0 untuk meningkatkan kualitas dan menambah fitur pada game. Dengan
implementasinya industri 4.0 dalam sebuah game, pengalaman player juga dapat
meningkat.
Bedasarkan informasi tersebut,
contoh game yang cocok untuk dibicarakan yaitu Fortnite. Fortnite adalah sebuah
game online yang dibuat oleh Epic Games. Fortnite bergenre shooter, battle
royale. Battle royale di fortnite memiliki 2 mode, mode build dan zero build. Walaupun
mode utama fortnite adalah sebuah shooter battle royale. Fortnite memiliki
banyak game mode resmi dari epic games seperti: Lego Fortnite, Roket Racing.
& Fortnite Festival. Fortnite memiliki fitur creative, Dimana players dapat
membuat game mode mereka sendiri.
Hal yang membuat
Fortnite menarik untuk dibicarakan berhubungan dengan revolusi industri 4.0
adalah penggunaan dan seberapa banyak teknologi industri 4.0 yang Fortnite
gunakan. Sudah pernah beberapa kali fortnite mencoba menginplementasikan hal-hal
yang baru kedalam gamenya. Dari big data, sehingga artificial intelligence,
kira-kira apa saja yang dapat dibicarakan dalam Fortnite?
B.
Isi
1.
Review game
Fortnite
merukapan shooter battle royale. Battle royale merupakan tipe game online Dimana
ada banyak player (biasanya 100 lebih) dalam 1 match. Fortnite menggunakan perspektif
3rd person untuk kameranya. Mekanik yang unik di Fortnite merupakan building. Building,
sesuai dengan namanya merupakan membangun. Player dapat membuat 4 tipe building
yaitu wall, floor, ramp, dan cone. Fortnite memiliki sistem chapter. Agar tidak
salah mengerti dengan sistem chapter game story, cara bekerjanya sistem chapter
di Fortnite yaitu setiap beberapa bulan, semua hal dari segi loot pool senjata,
map, battle pass, dan banyak hal lainnya akan diganti dengan barang-barang
baru. Dalam map, tidak hanya senjata yang ada, kita bisa mendapatkan senjata
special, maupun NPC yang menggunakan AI untuk membuat NPC tersebut bergerak dengan
pintar. Tidak hanya AI saja, tetapi Fortnite menggunakan cloud computing, big
data, dan lain-lainnya agar Fortnite dapat menajalankan match battle royale.
2.
Teknologi
Industri 4.0 Pada Game Fortnite
Sebagai game
online, tentu saja Fortnite banyak sekali menggunakan teknologi-teknologi industri
4.0. Lalu teknologi apa saja yang Fortnite gunakan?
1.
Artificial
Intelligence (AI)
Penggunaan AI
pada Fortnite sudah ada sejak 2020 pada chapter 2. Penggunaan AI pada Fortnite
bermula dengan sesimpel pergerakan yang tidak realistis dan menembak yang tidak
akurat. Namun seiring jalannya waktu, semakin kita mendalam ke chapter selanjutnya
di Fortnite, kita bisa melihat seberapa bertingkat kualitas AI Fortnite yang
sekarang bisa Meniru bergerakan player, menembak dengan akurasi yang bagus, dan
menggunakan mekanik building. Penggunaan AI pada Fortnite ada untuk 2 hal: yang
pertama menggunakan AI untuk membuat bot player. Bot player adalah AI yang meniru
player yang digunakan oleh Fortnite agar dapat memuat matchmaking lebih cepat
dan juga memberi kemudahan bagi pemain pemula. Penerapan AI kedua yaitu di NPC,
NPC berperan sebagai karakter yang bisa ditemukan di map. NPC bervariasi bisa
dari menjual healing, atau bisa kita rekrut untuk membantu kita dalam match.
Dalam Fortnite
Chapter 6 Season 3, Fortnite melakukan collab Bersama stars wars untuk kesekian
kalinya. Namun mereka memiliki sesuatu yang belum pernah mereka gunakan. Mereka
mengimplementasikan AI Voice dari karakter Darth Vader (Yang disuarakan oleh James
Earl yang sayangnya sudah meninggal). Pemain dapat langsung berbicara
menggunakan mic mereka dan AI Darth Vader akan menjawab seakannya manusia asli.
Tentu saja dialognya tetap berkarakter Darth Vader. Namun penggunaan AI agar
dapat berkomunikasi dengan NPC di game secara dinamis memuat banyak peluang
bagi game-game lainnya untuk mencoba hal tersebut juga.
2.
Cloud Computing
Fortnite menggunakan teknologi cloud computing untuk koneksi
internet. Dengan cloud computing, Fortnite dapat menggunakan server yang akan
digunakan untuk sebuah match di Fortnite.
3.
Big Data
Fortnite menggunakan big data untuk mengumpulkan data player
seperti statistic matchmaking. Menggunakan Big Data, Fortnite dapat memnaikkan
performa server mereka.
3.
Isu Artificial
Intelligence Pada Game Fortnite
Walaupun
perenapan teknologi tersebut pasti memiliki masalah, cloud computing dan big
data merupakan teknologi yang sudah digunakan oleh banyak game online. Teknologi
tersebut memiliki dampak positif dalam jangka Panjang untuk game online.
Teknologi tersebut memudahkan dan menaikan performa server game online. Isu terbesar
datang dari penggunaan AI. Yang di maksud bukan AI yang menggerakan NPC, tetapi
AI Darth Vader yang memiliki fitur komunikasi dinamis.
Dampak
Positif Dari Fitus Komunikatif AI
Penerapan AI komunikatif yang berfungsi secara dinamis
masih jarang dilihat pada zaman sekarang. Maka Fortnite mencoba
mengimplementasikan hal tersebut menjadi suatu hal yang menarik. Fungsi
komunikasi yang dinamis dimana NPC akan menjawab dialog sesuai dengan apa yang
kita ucapkan sangatlah menarik dan dapat menaikkan imersif, apalagi dalam game
cerita. Hal ini juga membuka peluang
bagi game developer lainnya untuk mencoba menggunakan AI untuk membuat
cerita yang dinamis.
Dampak Negatif Dari Fitus Komunikatif AI
Eksekusi AI tersebut sangatlah bagus, namun negatifnya
datang dari player. Banyak player yang berusaha mencoba untuk merusak filter yang
sudah diberikan kepada Darth Vader. Banyak player pun berhasil dan membuat
Darth Vader berkata hal-hal yang seharusnya tidak diucapkan. Hal ini sangatlah
berbahaya di game Fortnite yang memiliki banyak player muda. Tidak hanya berlaku
di Fortnite, jika hal ini diterapkan di game lain, resikonya tetap akan ada.
Selain itu, karena suaranya disediakan oleh AI, hal ini juga dapat mengambil
lowongan kerja untuk voice actors.
4.
Hasil Analisis
AI adalah suatu hal yang masih kurang disukai oleh Masyarakat.
Ada beberapa yang senang dengan kemajuannya teknologi. Namu nada juga beberapa
orang yang tidak suka karena ini mengambil pekerjaan yang orang miliki. Dari
segi keamanan, AI belum tentu 100% aman. Jika kita menggunakan AI di game
fortnite, kita tahu bahwa sekeras apapun kita memberi filter, orang pasti akan
melewati filter tersebut untuk membuat karakter-karakter berbicara hal yang
berhawa negatif. Solusi untuk masalah keamanan ya tentu industri perlu mengalihkan
fokus mereka untuk membuat keamanan yang bagus.
C.
Penutup
1.
Kesimpulan
Seiring waktunya berjalan, kita
tidak bisa menghindari yang namanya kemajuan teknologi, atau revolusi industri.
Teknologi akan terus berkembang tanpa henti. Hal tersebut juga termasuk untuk
game. Baik dari game offline, maupun game online. Namun dengan berkembangnya
teknologi, mempelajari teknologi-teknologi dan juga mempelajari keamanan dasar
adalah suatu hal yang penting untuk semua orang.
D.
Lampiran
1.
Daftar Pustaka
Fortnite
Artificial Intelligence
https://ai.engineering.columbia.edu/ai-applications/ai-video-games/
AI Darth Vader
https://esportsinsider.com/fortnite-darth-vader-ai-explained
Revolusi Industri
Pak Faqih - Modul PDK CH2
https://lpkia.ac.id/peningkatan-kompetensi-era-revolusi-industri-4-0/
Comments
Post a Comment